Sabtu, 29 Desember 2012

Penulisan Huruf Kapital dan Huruf Miring

1. Huruf Kapital atau Huruh Besar
a. Huruh capital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
Misalnya:
· Kami menggunakan barang produksi dalam negeri.
· Siapa yang dating tadi malam?
· Ayo, angkat tanganmu tinggi-tingg!

b. Huruf capital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsun.
Misalnya:
· Adik bertanya, “Kapan kita ke Taman Safari?”
· Bapak menasihatkan, “jaga dirimu baik-baik, Nak!”

c. Huruf kapital di pakai sebagai huruf pertama ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan Kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
Misalnya:
· Allah, Yang Mahakuasa, Islam, Kristen, Alkitab, Qur’an.
· Tuhan akan menunjukan jalan yang benar kepada hamba-hambaNya
· Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.

d. Huruf capital dipakai sebagai huruf pertama undur nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang. 
Misalnya:
· Haji Agus Salim, Imam Syafi’I, Nabi Ibrahim, Raden Wijaya.

e. Huruf capital dipakai sebagai huruf pertama unsure nama jabatan dan pangkat yang diikutu nama orang, nama instansi, atau nama tempat.
Misalnya:
· Presiden Megawati, Menteri Pertanian, Profesor Supono.

Huruf capital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.
misalnya:
· Siapakah gubernur yang baru dilantik itu?
· Kapten Amir telah naik pangkat menjadi mayor.
· Keponakan saya bercita-cita menjadi presiden.

f. Huruf capital dipakai sebagai hurf pertama unsure-unsur nama orang.
Misalnya:
· Albar Maulana
· Kemala Hayati
· Muhammad Raihan

Huruf capital tidak dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang yang digunak sebagai nama jenis atau satuan ukuran.
Misalnya:
· mesin diesel
· 10 wat
· 2 ampere
· 5 volt

g. Huruf capital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. Perlu diingat, pada posisi tengah kalimat, yang dituliskan dengan huruf kapital hanya huruf pertama nama bangsa, nama suku, dan nama bahasa: sedangkan huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa dituliskan dengan huruf kecil.
Misalnya:

Penulisan yang salah:
· Dalam hal ini Banga Indonesia yang……
· ……tempat bermukim Suku Melayu sejak…….
· ……..memakai Bahasa Spanyol sebagai……..

Penulisan yang benar:
· Dalam hal ini banga Indonesia yang……
· ……tempat bermukim suku Melayu sejak…….
· ……..memakai bahasa Spanyol sebagai……..

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertam nama bangsa, suku, dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata keturunan.
Misalnya:
· keinggris-inggrisan
· menjawakan bahasa Indonesia

h. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari,hari raya, dan peristiwa sejarah.
Misalnya:
· tahun Saka
· bulan November
· hari Natal
· hari Jum’at

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama.
Misalanya:
· Ir. Soekarno dan Drs. Moehammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
· Perlombaan persenjataan nuklir membawa resiko pecahnya perang dunia.

i. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi
Misalnya:
Salah: 
· teluk Jakarta
· gunung Semeru
· danau Toba

benar:
· Teluk Jakarta 
· Gunung Semeru
· Danau Toba

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah gografi yang tidak menjadi unsur nama diri.
Misalnya:
· Jangan membuang sampah ke sungai.
· Mereka mendaki gunung yang tinggi

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama geografi yang digunakan sebagai nama jenis.
Misalnya:
· garam inggris
· gula jawa
· soto Madura

j. huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama Negara, nama resmi bulan/lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, serta nama dukumen resmi.
Misalnya:
· Departemen Pendidikan Nasional RI
· Majelis Permusyawaratan Rakyat
· Undang-Undang Dasar 1945

Huruf kapital tidak dipakai sebgai huruf pertama kata yang bukan nama resmi, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan, serta nama dokumen resmi.

Perhatikan penulisan berikut.
· Dia menjadi pegawai di salah satu departeme
· Menurut undang-undang, perbuatan itu melqnggqr hukum.


k. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsure bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan/lembaga.
Misalnya:
· Perserikatan Bangsa-Bangsa
· Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial


l. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsure kata ulang sempurna) dalam penulisan nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan, kecuali kata seperti di, ke, dari, dan, dalam, yang, untuk yang tidak terletak pada posisi awal.
Misalnya:
· Bacalah majalah bahasa dan sastra
· Dia agen surat kabar suara pembaharuan
· Idrus menulis buku Dari Ave Maria ke jalan lain ke roma

m. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata petunjuk hubungan kekerabatan sperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, paman, yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan.
Misalnya;
· “Kapan Bapak berangkat?”tanya Nining kepada ibu.
· Para ibu mengunjung Ibu Febiola
· Surat Saudara sudah sya terima

2. Huruf Miring
a. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam karangan.
Misalnya:
Majalah prisma
Tabloid nova
Surat kabar kompas

b. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata.
Misalnya:
Dia bukan menenipu,melainkan ditipu
Bab ini tidak membicarakan penulisan huruf kapital 
Buatlah kalimat dengan berpangku tangan


c. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama, kaliamt atau ungkapan asing, kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.
Misalnya:
Nama ilmiah padi ialah Oriza sativa
Politik devide et impera pernah meraja lela di benua hitam itu

1 komentar:

  1. mohon komentarnya, kritik, saran. mohon maaf bila saya tidak dapat langsung membalas komentar anda karna saya sendiri mengelola blog ini. semoga blog ini bisa bermanfaat bagi pengunjung semua. thanks..

    BalasHapus